gemuruh riak menggetarkan tabir malam
aroma ombak menyeruak dalam kelam
luluh asaku terdiam
iramakan sepenggal senandung,diujung jeram
hantarkan hati yang kini telah karam
panorama hatimu sejukkan cinta
rentangkan senyum,penghias semesta
alunan rindu kini sedang bertahta
serukan jiwa yang tengah meronta
elok jemariku melambai
terbang bersama angin dalam badai
yang mulai menari,dan akan menebar damai
chukunk's blog
Minggu, 31 Juli 2011
Jumat, 22 Juli 2011
Kasih Ibu Sepanjang Masa Kasih Anak Sepanjang Galah
Pada suatu ketika.....
Seorang anak menjumpai Ibunya sedang sibuk di dapur
kemudian anak ini menuliskan sesuatu di kertas yang isinya :
dan meninggalkannya.
Tak lama kemudian sang Ibu melihat kertas itu dan membacanya
Selesai dibaca sang Ibu mengambil pulpen dan menuliskan sesuatu di belakang kertas itu
isinya adalah:
Mata si anak berkaca-kaca dan si anak langsung mengambil pulpen dan menulis kembali di kerta yang sama dengan huruf kapital dan fon yang besar pula dengan kata "LUNAS"
Si anak langsung memeluk sang Ibu dan berbisik " Bu' maafkan atas segala kesalahanku. Mulai saat ini saya tidak akan membantah Ibu lagi" sang Ibu hanya tersenyum.
Bersambung........
Demikianlah cerita ini mudah-mudahan ada mamfaatnya tuk semua....
Amin....
Seorang anak menjumpai Ibunya sedang sibuk di dapur
kemudian anak ini menuliskan sesuatu di kertas yang isinya :
- Cuci piring Rp.10.000,00
- Bersihkan Kamar Tidur Rp.5000,00
- Menyapu Rp.20.000,00
- Jaga adek Rp.7500,00
- Angkat air Rp.4000,00
- Cuci piring Rp.2500,00
dan meninggalkannya.
Tak lama kemudian sang Ibu melihat kertas itu dan membacanya
Selesai dibaca sang Ibu mengambil pulpen dan menuliskan sesuatu di belakang kertas itu
isinya adalah:
- Mengandung 9 bulan 10 hari "Gratis"
- Memberikan ASI tiap saat "Gratis"
- Bangun jaga malam "Gratis"
- Nyayi untuk menidurkan "Gratis"
- Menyekolahkan "Gratis"
- Sibuk sana sini tuk urusan anak "Gratis"
Mata si anak berkaca-kaca dan si anak langsung mengambil pulpen dan menulis kembali di kerta yang sama dengan huruf kapital dan fon yang besar pula dengan kata "LUNAS"
Si anak langsung memeluk sang Ibu dan berbisik " Bu' maafkan atas segala kesalahanku. Mulai saat ini saya tidak akan membantah Ibu lagi" sang Ibu hanya tersenyum.
Bersambung........
Demikianlah cerita ini mudah-mudahan ada mamfaatnya tuk semua....
Amin....
Langganan:
Komentar (Atom)